November 2016 - Catatan Deby

Post Top Ad

Selasa, 22 November 2016

Teruntuk Para Suami yang Lupa Diri

23.04.00 8

Sebuah status dari mba Ari Wahyu Bintari

Salah seorang kawan telah sekian tahun diuji pernikahannya dari sisi suaminya. Ketika dahulunya si lelaki datang kerumahnya, orangtuanya langsung setuju karena lelaki itu adalah sosok seorang ustadz dan berwibawa.

Akan tetapi baru usia pernikahan yg ke 4 bulan dan dalam kondisi mengandung anak yg pertama, itulah awal mula suaminya mulai serong dan hingga skrg yg ke 6 tahun bergonta ganti wanita. Allaahul Musta'an.....

untuk yg belum menikah jangan mudah tertipu penampilan... akan tetapi carilah yg penampilan dan akhlaknya sesuai sunnah Nabi.. yg berusaha mengamalkan ilmu buah dari majelis ta'lim walaupun dia bukan ustadz... ^__^

karena ukuran shalih dan tidak shalih seorang lelaki bukan diukur dari dia ustadz atau bukan.. hafalannnya banyak atau sedikit.. lulusan pondok atau bukan.. tetapi dari semangatnya belajar ilmu agama, kemudian mengamalkannya.. dan engkau akan bisa melihatnya dari akhlaknya ^__^

berbakti pada orangtuanya, sayang pada saudaranya sesama muslim, terjaga lisannya, dan tidak bermudah²an dg wanita yg tak halal baginya^^

"Sejelek² lelaki yaitu dia yg akhlaknya didepan manusia membuatmu takjub, namun akhlaknya didepan istri dan anak²nya justru kebalikannya."

(twitulama Dr. Abdullah Al Syurikah, Imam dn Khatib Masjid Ad Duwailah, Kuwait)

*AriUmmuIrhabiy


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jujur, ketika membaca status ini saya geram banget. Karena kata-katanya begitu melecehkan istrinya sendiri, bahkan dalam kondisi bercanda pun itu sangat sulit untuk dimaafkan.

Hallo..Teruntuk para suami dimana saja yang merasa dirinya lebih baik, lebih ganteng atau lebih lebih lainnya


1. Kalau istri Bapak jelek kenapa diajak nikah, kalo cuma untuk dicemooh. Bapak yang datang melamar ke rumahnya, engga ada yang maksain, Terus kenapa sekarang ngomong terpaksa.
2. Sewaktu sebelum nikah, semua wanita itu juga muluuuus kayak kain satin dan cantiik, dan saya rasa Bapak bukanlah satu- satunya laki- laki yang tertarik dengannya. Lalu siapa yang maksa Bapak ngelamarnya. Bapak datang dengan kehendak sendiri bukan?
3. Kalau istri berubah jadi jelek ya kita liat donk, ulah siapa. Bukankah bapak suaminya. 
Bapak ada kasih duit untuk perawatan? 
Bapak ada kasih istrinya istirahat ? 
Bapak ada menyenangkan hati istrinya?
Bapak ada memenuhi kebutuhannya? 
Bapak ada menyayanginya? 
Bapak ada berkata lemah lembut kepada istrinya ?
kalau engga ada jangan minta yang macem macem pak, kewajiban bapak sama istri aja engga mampu bapak penuhi.
4. Bapak bilang istri Bapak jelek, emang Bapak ganteng apa? Bapak tau enggga, istri muji bapak ganteng karena bapak suaminya, karena itu istri menggantengkan bapak dimatanya diantara milyaran cowok di dunia ini yang lebih ganteng dari Bapak. Coba kalo istri Bapak bilang, bahwa cowok lain jauuuuh lebih ganteng dari Bapak....yakin deh ambruk itu rumah. 
Lagian memuji pasangan itu wajib Pak. Istri Bapak menjadikan Bapak raja dihatinya agar rumah tangga tetap harmonis. Nah Bapak sudah jadikan istri sebagai ratu belum dihati Bapak.
5. Secantik cantiknya gadis yang belum menikah, berapa lama tahan cantiknya kalau sudah punya yang diurusin. sedang yang diurusin engga mau ngurusin balik. Menikah artinya mengambil alih kewajiban ayah si gadis, yang dilimpahkan kepada Bapak selaku yang memintanya menikah dengan bapak. Nah, si ayah merawat anaknya sedemikian rupa, menjaganya, menyayanginya. Lalu sekarang Bapak menyia-nyiakannya?
6. Dan saya bilang, Bapak bukan orang yang bisa bersyukur terhadap apa yang Bapak miliki, karena itu selalu merasa tidak puas. Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki itu akan membuat hidup terasa lebih dari cukup. Saya yakin jika Bapak bersyukur terhadap istri, maka istri Bapak akan menjadi yang tercantik di mata Bapak.

7. Ingat dosa Pak, sudah tua, ijin tinggal di dunia sudah mau habis. Melirik-lirik wanita lain yang bukan mahramnya, bahkan kirim-kiriman foto juga termasuk zina pak. Jangan sibuk mencari istri baru, sedangkan istri yang ada engga bisa dibahagiakan. Jangan mencari kebahagiaan sendiri dong. Silahkan menikah lagi jika istri pertama sudah bisa dibahagiakan lahir dan batin.

Semoga para suami, dapat memahami dan mengerti, "sejelek" apapun istrinya dan apapun kekurangan istrinya terimalah dengan lapang dada karena itu merupakan pilihannya, sebagaima si istri mampu menerima suaminya apa adanya.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saran saya untuk kepada para wanita lajang
1. ketika memutuskan menerima lamaran janganlah terbuai oleh penampilan, paras wajah, pendidikan dan jabatan. Karena itu semu. Cari tau calon suami, bagaimana akhlaknya. Kita selalu berharap mempunyai pernikahan yang bahagia, walau bukan berarti tanpa masalah, tapi akhlak yang bagus akan meminimkan masalah yang timbul.
2. Jangan mengganggu suami orang lain. Coba balikan kediri sendiri, Ikhlas engga jika suami digoda wanita lain. Ikhlas engga jika suami  menyukai wanita lain. Kalau memang siap untuk berpoligami, mintalah sesuai jalurnya, mintalah ijin kepada istrinya secara baik-baik. Tak ada wanita yang mau disebut sebagai pengganggu rumah tangga orang lain.

Semoga pernikahan menjadi tempat yang membahagiakan lahir batin dan kita bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrahma...aamiin
Read More

Kamis, 17 November 2016

Kenapa Marah Disebut Kafir?

23.52.00 0
Hari ini, saya diskusi cantik dengan seorang teman yang berbeda keyakianan. Dari diskusi itu, saya menangkap bahwa beliau marah disebut kafir oleh orang Islam. Dan saya jadi bingung, kenapa beliau marah....

Siapa Itu Kafir

Kita coba cari pengertian kafir ya...
Agar tidak dibilang ke arab-araban...(eh kafir mah emang bahasa arab lagi), saya coba media yang netral wikipedia ya
Kāfir (bahasa Arabكافر kāfir; plural كفّار kuffār) dalam syariat Islam adalah diartikan sesuai etimologi sebagai "orang yang menutupi kebenaran risalah Islam". Istilah ini mengacu kepada orang yang menolak Allah, atau orang yang bersembunyi, menolak atau menutup dari kebenaran akan agama Islam. Perbuatan menyatakan seseorang kafir disebut takfir.

Jadi menurut syariat Islam, manusia kāfir yaitu: seorang yang mengingkari Allah sebagai satu-satunya yang berhak disembah dan mengingkari Rasul Muhammad sebagai utusan-Nya.
(sumber wikipedia)

Jadi ringkasnya :
Kafir itu diperuntukan bagi mereka yang tidak menyembah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Artinya jika sahabat tidak mengakui Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai satu-satunya Tuhan ya sudah pasti sahabat kafir dalam perspektif Islam.
Kafir itu istilah yang dipakai untuk membedakan, bukan untuk menghinakan.
Seperti halnya dalam agama Kristen. Mereka yang diluar agama Kristen disebut "domba yang tersesat" (kalau salah mohon diberi tau yang benarnya yah). Itu istilah yang dipakai oleh agama Kristen bagi mereka yang bukan Kristen.

Lalu kenapa sahabat tidak terima dibilang kafir? toh kenyataannya sahabat bukan Islam.


Dari Capture terlihat adanya kesalahan pemahaman. Rupanya sahabat saya ini, menilai yang disebut kafir adalah tidak bertuhan. Dari penjelasan saya diatas, bisa dipahami yah, kalau kafir itu digunakan bagi mereka yang tidak menjadikan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah dan diakui keberadaannya.
Sedangkan tidak bertuhan disebut atheis. Karena kafir bahasa Arab, saya coba googling istilah Arab untuk tidak bertuhan dan jawabannya adalah tidak bertuhan = mulahad. Jadi bisa dipahami bahwa arti kafir bukan mengatakan orang diluar Islam tidak bertuhan ya.
Jadi diingat ya, kafir artinta tidak menjadikan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah dan diakui keberadaannya.

Kafir Tidak Manusiawi


Istilah kafir ada dalam Al Quran. Al Qur'an merupakan Kitab suci agama Islam yang berisi wahyu dari Allah. Jika dibilang kafir tidak manusiawi, Artinya Allah tidak manusiawi ?

Dalam agama Kristen dikatakan bahwa pemeluk agama lain disebut dengan "domba yang tersesat". Nah kalau mereka yang diluar agama Kristen mengatakan itu tidak manusiawi karena mengatakan manusia yang tersesat sebagai domba, bagaimana?
Nah, jadi jangan berpikir negatif dulu ya sahabat. Jangan sampai menyalahkan istilah yang ada di agama lain ya. Apalagi kalau kita tidak paham dengan agama orang lain. Saya pribadi engga marah dibilang domba yang tersesat oleh sahabat Kristen saya, karena saya memang Muslim. Terserah kalau sahabat Kristen saya mengatakan saya tersesat, dan bagi agama lain sahabat juga tersesat.
Pada intinya, mereka yang diluar agamanya pasti dianggap tersesat walaupun dia beragama. Hukum timbal balik ya.

Tentang Islam Cinta Damai

Saya berterima kasih kepada sahabat saya, yang mencintai Islam yang damai. Saya juga seperti itu, mencintai Kristen, Budha, Hindu yang cinta damai.
Bukankah Islam sebagai ummat mayoritas di Indonesia telah memperlihatkan cinta damainya? Ummat agama lain bisa hidup dengan tenang menjalankan ibadah masing-masing, bisa sekolah, bekerja, atau jalan-jalan tanpa perasaan takut.
Bahkan ketika mesjid di Papua dibakar, atau pelarangan berjilbab di Bali, tidak ada ummat Islam yang membumihanguskan gereja diseluruh Indonesia. Padahal kalau emang agama Islam ini teroris, dengan jumlahnya yang banyak, tentu sangat gampang bukan untuk menghancurkan agama lain.
Sedangkan saudara kami, muslim minoritas diluar negeri begitu tertindas. Lalu siapakah yang tidak cinta damai?



Dan pada akhirnya saya tetap tidak mengerti mengapa beliau tetap marah disebut kafir, padahal sudah dijelaskan. Kalau kafir itu untuk mereka yang engga nyembah Allah. Sahabat saya ini tidak menyembah Allah. 
Bagi saya kafir itu tidak untuk merendahkan orang diluar islam, tapi membedakan antara orang yang menyembah Allah (muslim) dengan yang tidak menyembah Allah (kafir).

Demo Tindakan Yang Tidak Bijak
Ya kalau sahabat demo karena dibilang kafir ya emang engga bijak, karena emang aneh jadinya. Ini mengenai istilah dalam Islam yang mengatakan orang diluar Islam itu kafir. Lha, yang mau didemoin apa? Itu hak setiap agama untuk menyebut sebagai apa orang-orang diluar agamanya.

Kalau runtutannya tentang aksi demo 411, begini jawabannya menurut saya yah.
Sahabat saya mengatakan "bagi mba ngga mau agamanya dijelekin...begitu juga agama orang lain"
Nah seperti itulah, demo terjadi karena seseorang sudah lompat pagar dan menistakan agama islam. Kalau agama sahabat dinistakan tentu sahabat juga tidak suka bukan? sama kami juga tidak suka.
Kenapa harus demo? bukan karena tidak bijak tapi karena hukumnya tumpul, padahal dengan yang lain hukumnya bisa runcing. 

Semoga, sahabat-sahabat saya non muslim bisa memahami dan engga marah dibilang kafir ya, seperti kami yang engga marah disebut domba^^

Read More

Post Top Ad