Mengenal Sosok Penemu Buku Anti Robek - Catatan Deby

Post Top Ad

Jumat, 03 November 2017

Mengenal Sosok Penemu Buku Anti Robek


Salah satu kelemahan buku adalah gampang robek, kotor dan susah dibersihkan. Dari kelemahan buku inilah, seorang wanita tangguh dari Sumatera Barat mengembangkan idenya untuk mendapatkan buku yang tidak bisa robek, mudah dibersihkan dan plusnya aman bila dimasukan ke mulut oleh bayi atau anak-anak karena tidak akan tertelan. Ide ini muncul awalnya karena kesukaannya berdongeng sebelum tidur untuk anak-anaknya. Pada saat itu, anak-anak lebih menyukai jika mereka yang jadi pemeran utamanya. Ide menjadikan anak sebagai pemeran atau tokoh cerita dan menuangkannya dalam buku kain menjadi keunggulan dari bisnis yang ia tekuni.

Nova Yenti namanya. Seorang ibu dari 5 orang anak, yang berinovasi membuat buku yang tidak bisa robek. Sudah pasti bahan bakunya bukan dari kertas. Uni Nova (begitu biasa saya memanggilnya) membuat buku berbahan dasar kain. Wanita yang hobi membaca dan dunia anak-anak ini memberi nama bisnis buku kainnya dengan nama AmaNY Book dan sudah ditekuni sejak tahun 2010. Alhamdulillah sudah memiliki banyak reseller diseluruh Indonesia. Namun, bukanlah hal mudah untuk memasarkan buku ini pada awalnya karena buku ini berbeda dari yang beredar dipasaran. Perjuangan cukup berat ia lalui untuk memperkenalkan AmaNY, apalagi saat mendirikan AmaNy beliau sedang hamil muda. Berbekal 1 kartu nama dan sample produk yang beratnya bisa mencapai 17 kg, wanita kelahiran tahun 1975 ini mulai mengikuti seminar dari satu kota ke kota yang lain, menawarkan secara offline, baik leawat seminar, door to door, maupun pameran karena saat itu penjualan online belum marak. Dan semua itu dilakukan ibu cantik ini seorang diri di Sumatera Barat, karena pada saat itu, suami dan anak masih tinggal di Bandung.



Bukan bisnis namanya jika tidak ada cerita pilu sebagai bumbunya. Selain kondisi fisik yang lagi hamil muda, terpisah jauh dari keluarga, bak sudah jatuh tertimpa tangga pula, uni Nova ditipu collector. Puluhan hingga ratusan juta dibawa lari. Belum lagi hutang riba yang selalu menghantui yang pada akhirnya harus ditebus dengan menjual properti miliknya.

"Banyak melakukan kesalahan diawal bisnis, enggak ngerti dashboard finansial, enggak fokus, bisnis belum tersistem sudah buka bisnis baru, tergoda ikut MLM lalu stok barang dan numpuk, habis uang puluhan juta. Sepertinya dosa pebisnis pemula sudah semua pernah saya alami " kenangnya pahit.



Namun, alhamdulillah semua bisa ia lalui. Mantan SPV di Sygma Daya Insani ini, berusaha menikmati semua proses alami yang ia jalani dalam berbisnis. Ia hanya berpikir untuk bisa menebar manfaat lewat produknya. "karena umur biologis kita terbatas, sedang karya kita bisa tak terbatas" ujarnya. Semangat pantang menyerah dalam menjalani bisnis ini sudah beliau miliki sejak masih kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Ia, kerap berjualan kue di kampus, selain itu juga pernah membuka One Shop Shopping for muslimah dan juga punya lembaga pendidikan anak-anak.
Uni Nova berharap, AmaNY Books bisa menjadi ladang amal jariyah baginya kelak jadi tak hanya sekedar menghitung angka-angka yang dihasilkan dari bisnis yang makin berkembang ini. Karena itu ia terus berusaha berbagi kebaikan lewat produknya dengan merekut reseller, agar semakin banyak yang mengenal produk AmaNY Books ini.

Menarik bukan? untuk berkomunikasi dengan beliau, bisa langsung menghubungi FB nya Nova Yenti.
Semoga bermanfaat^^



Post Top Ad