Friday, August 16, 2019

Penderitaan Anak-anak di Balik Pawai 17 Agustus.

Sumber foto : google


Sebelumnya mohon maaf ya mak, kalau ada yang tersinggung....

Setiap diadakan pawai 17 agustus, anak-anak pasti ceria. Ada kebahagiaan disana. Meski kadang jalan yang mereka tempuh cukup panjang, tapi semangat mereka begitu membara.

Persiapan yang dilakukan ga tanggung-tanggung, ada yang beli baju pawai, menyewa, membeli sepatu baru, memburu ini itu untuk kemeriahan pawai.

Ketika hari H, mamak-mamak sibuk untuk mengurus anaknya yang pawai. Mendandaninya bak ratu, pakai make up ini itu, bahkan acara dandan ini bisa menghabiskan banyak waktu, berjam lamanya. Setelah selesai, kebanyakan mamak akan puas dengan riasan si anak, sambil berkata "jangan sampai rusak riasannya".
Terbayang ga mak, anak yang lincah harus extra hati2 menjaga riasan dan pakaian pawainya untuk waktu yang cukup lama, karena acara saja belum dimulai. Tapi riasan ga boleh rusak, ditambah lagi riasan itu kebanyakan tidak sesuai umur.
Setiap melihat mereka, tidak ada nampak anak kecil yang lucu dan imut tapi anak-anak yang cantik seperti orang dewasa akibat riasannya.

Penderitaan dimulai.
Jalan yang ditempuh peserta pawai bukannya 1 meter atau 10 meter kadang berjarak kilometer. Udah capek dandan, capek jaga riasan trus ditambah capek jalan, panas eh mesti pakai sepatu hak tinggi yang dipakaikan para mamak.
Kebayang ga mak, sakitnya kaki anak-anak kita berjalan jauh pakai sepatu hak tinggi, ditambah cuaca panas..haduuh.
Kadang dipertengahan jalan ga sedikit anak-anak yang meringis menahan sakit di kaki yang lecet atau betis yang tegang.
Bahkan saya pernah jumpai anak-anak yang menangis dipinggir jalan dan ga mau ikut pawai lagi karena kakinya yang sakit.

So mak, tolonglah perlakukan anak-anak sesuai umurnya. Dandani mereka biasa saja karena pawai itu bukan tujuan memperlihatkan kecantikan anak atau mencari jodoh anak kan????

Pawai bertujuan menambah rasa nasionalisme anak-anak, memeriahkan acara HUT RI, mengetahui berbagai pakaian adat, profesi dan kegembiraan lain.

Jadi saran saya, untuk para maka-mamak kece
1. dandani mereka selayaknya anak kecil,
2. jangan pakaikan sepatu hak tinggi apalagi jika harus menempuh jalan yang jauh,
3. persiapkan sapu tangan, air minum untuk anak mamak ya
4. jangan paksa mereka dan marahi mereka jika sudah ga sanggup berjalan
5. berikan mereka keceriaan sesungguhnya dalam merayakan HUT RI
6. dan jangan bilang, "kan sekali setahun"...jiaa kalau itu terserah mamak ajalah

Dirgahayu Republik Indonesia ke 74, Jayalah selalu


No comments:

Post a Comment